Image Content

Program Sekolah

1
Kami menginginkan supaya program Matematika Kreatif I-MATHS yang sangat bagus ini dapat tersebar luas ke seluruh pelosok Indonesia.Untuk itu kamipun menerapkan harga yang relatif murah, tetapi dengan mutu yang tidak murahan.Di negara Taiwan program Matematika Kreatif ini setiap tahunnya diterapkan untuk 350.000 anak - anak playgroup, TK A dan TK B. Di Malaysia program ini juga sudah dipakai dan dalam waktu yang relatif singkat sudah diterapkan untuk lebih dari 15.000 anak-anak playgroup, TK A dan TK B. Kamipun sangat yakin bahwa program Matematika Kreatif I-MATHS ini sangat bagus untuk diterapkan di Playgroup, TK A dan TK B sekolah-sekolah di Indonesia.
Sejak tahun 2011 UMC mulai berkonsentrasi supaya I-MATHS dapat diterapkan untuk playgroup, TK A dan TK B di sekolah - sekolah.
• JABODETABEK :1. TKK 7 Penabur Gunung Sahari, Jakarta Pusat2. TKK Penabur Harapan Indah, Bekasi3. TKK Penabur Kota Moderen, Tangerang4. TKK Penabur Agus Salim, Bekasi5. TKK Penabur Kota Wisata, Cibubur6. TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pamulang, Tangerang7. TK Perguruan Buddhi Karawaci, Tangerang8. TK Pandawa Ciputat, Tangerang9. TK REGINA PACIS, Jakarta10. TK MITRA PENABUR, Jakarta11. TK WIDYA SIWI, Tangerang12. TK STRAWBERRY, Bekasi13. TK SANTA ANGELA, Tangerang14. TK KENCANA, Bekasi15. KOMIMO Playschool Cilangkap16. KOMIMO Playschool Cibubur17. KOMIMO Playschool Depok18. KOMIMO Playschool Jatiwaringin19. KOMIMO Playschool Kebayoran Baru20. KOMIMO Playschool Gading Serpong21. KB/TK MUTIARA INDONESIA Pejompongan22. KB/TK MUTIARA INDONESIA Kalibata23. KB/TK MUTIARA INDONESIA Depok24. KB/TK MUTIARA INDONESIA Bogor25. KB/TK MUTIARA INDONESIA Pulomas26. KB/TK MUTIARA INDONESIA Citra Raya, Tangerang27. biMBA AIUEO Cibubur Indah28. biMBA AIUEO Pondok Ranggon29. biMBA AIUEO Radar AURI30. biMBA AIUEO Jagakarsa
• BANGKA :1. Bimbingan Belajar VONEM, Pangkal Pinang• JAWA TENGAH :1. Bina Kasih, Wonosobo• BALI :1. TK WIDYA KUMARA YASA• MAKASSAR :1. TK BALLON2. TK ANDIYA3. TK GRACIA• MANADO :1. KIDDY SCHOOL• PAPUA BARAT :1. TK 3B CERIA, Sorong
Beberapa sekolah yang sudah bergabung untuk menerapkan program I-MATHS disekolahnya :
garis 2garis 1garis 3garis 4
1. Ibu Rusmala (Kepala TK St.Angela, Bumi Serpong Damai - Tangerang) Anak lebih mudah mengenal warna, bentuk dan angka. Anak menjadi lebih senang belajar, semangat karena warna gambar yang bagus. Anak senantiasa memperoleh pengantar materi dengan story telling /penggunaan alat peraga sebelum ke pokok materi, sehingga sangat membantu anak dalam memahaminya. Warna, gambar dan soal amat membantu kognitif anak, terutama untuk belajar penjumlahan dan pengurangan. Anak berkebutuhan khusus, dengan kondisi dibawah rata-rata : ada kemampuan untuk menjadi tertarik untuk mengerjakannya, terstimulasi adanya alat peraga juga buku materi siswa. Anak berkebutuhan khusus dengan kondisi diatas rata-rata : terus tertantang untuk mengerjakan soal-soal bahkan membuat membuat soal sendiri yang berbeda namun dengan konsep yang sama.
2. Bp. Durman ( Guru TK Widya Siwi, Karang Tengah - Tangerang) Anak-anak sangat senang apalagi saat menggunakan alat peraga, yang amat membantu anak untuk cepat menyelesaikan tugas yang ada di buku.3. (TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12, Pamulang - Tangerang) Untuk Kelompok Bermain : mengembangkan daya pikir dan anak-anak suka dengan IMATHS. Untuk TK A : baik untuk melatih daya pikir anak. Untuk TK B : anak senang karena banyak warna serta termotivasi untuk belajar – model soal kreatif.
Testimoni penerapan program pembelajaran I-MATHS :
gambar telp
Wawancara dengan Ibu Bintang (Kelapa Sekolah TK Mitra Penabur) tentang penerapan program I-Maths di sekolah"Membangun Kemampuan Anak Berlogika"Wanita yang satu ini sudah menekuni dunia pendidikan anak sejak 16 tahun silam. Meski ketika itu masih duduk di bangku kuliah, wanita yang saat ini dipercaya sebagai Kelapa Sekolah TK Mitra Penabur, Kelapa Gading ini, mampu menjalankan perannya sebagai seorang pendidik, bukan hanya pengajar. Satu hal yang dianggap penting dan menjadi prinsipnya dalam mengarungi dunia pendidikan anak adalah, mengajari anak berlogika seperti dituturkannya di bawah ini.Selama 16 tahun menekuni dunia pendidikan anak, apa yang Anda dapatkan?Dunia pendidikan anak itu sangat dinamis, sifatnya harus fun dan menyenangkan. Namun, tidak cukup hanya itu. Karena pendidikan anak itu terkait dengan periode emas perkembangan anak, maka diperlukan cara belajar active leraning. Anak itu harus bebas dalam belajar dan menemukan cara serta jawaban. Guru, bahkah orangtua hanya mengarahkan saja. Dan saya pun termasuk guru sekaligus orangtua yang menjunjung tinggi active learning.Kenapa harus active learning?Dengan belajar secara aktif, anak-anak akan terlatih dengan baik motorik maupun sensoriknya. Dan jangan lupa, segala sesuatu yang dilakukan langsung oleh anak-anak, pengalaman yang dilakukan langsung oleh anak-anak, tentu akan membekas dan diingat terus. Anak merupakan peniru yang baik. Hanya melihat atau mendengar saja anak sudah bisa melakukannya. Apalagi jika memiliki pengalaman langsung. Ini kenapa cara belajar active learning sangat bagus menurut saya dan juga diakui di dunia.Manfaat active learning?Ini yang belum banyak disadari, baik para guru maupun orangtua. Manfaat paling nyata adalah anak belajar membangun logika. Anak berlogika dengan caranya masing-masing, tentunya harus menyenangkan, karena itulah sifat belajar anak. Sama seperti anak bayi yang memasukkan berbagai benda ke mulutnya. Itu disadari atau tidak merupakan active learning alami anak bayi. Sama seperti active learning anak-anak ketika mulai sekolah dan belajar. Dengan mampu berlogika, anak akan mudah dalam belajar termasuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Dan, jika kemampuan berlogika ini sudah diajari sejak dini, masa depan si anak sangat prospektif. Karena semua hal yang akan dilalui dan dihadapi di dunia ini pasti memerlukan proses berlogika.Jika active learning sangat baik, mungkinkah diterapkan anak-anak dalam belajar matematika?Sangat mungkin dan sudah ada buktinya. Kita tahu, anak-anak pasti sudah takut atau sering merasa jenuh ketika harus belajar matematika. Namun, active learning mampu menghilangkan rasa takut dan jenuh anak dalam mempelajari matematika.Contoh metode belajar matematika yang memiliki pakem active learning?I Maths. Saya menilai, mengalami, dan merasakan langsung bahwa I Maths adalah cara belajar yang menjunjung tinggi active learning. Metode ini menggunakan alat bantu yang sangat menarik, warna-warni, dan aman bagi anak-anak. Karena saya menganut pakem active learning, maka saya sebagai Kelapa Sekolah Mitra Penabur tidak ragu untuk memasukkan I Maths dalam proses belajar-mengajar di Mitra Penabur.Apa keunggulan dan manfaat yang dimiliki oleh I Maths?I Maths merupakan cara belajar aktiv yang sangat menyenangkan bagi anak-anak. Terlepas dari alat penunjang atau peraganya yang memang didesain menarik, I Maths mampu menghanyutkan anak dlam proses belajar yang tidak membebani mereka. Anak dibebaskan berimajinasi, membangun logika, menemukan caranya sendiri. Ini yang secara tidak langsung melatih anak untuk berkonsentrasi. Padahal, kita tahu sendiri, anak-anak sangat susah untuk berkonsentrasi. I Maths mampu melakukannya tanpa menimbulkan rasa jenuh pada anak. Anak jadi tidak hanya terpaku pada satu cara saja.Adakah hambatan atau tantangan dalam mengajarkan I Maths kepada anak-anak?Justru bukan dari anak-anak ya, tapi bagaimana meyakinkan para orangtua yang merupakan tantangan tidak mudah. I Maths tidak seperti metode belajar matematika lainnya yang mengajarkan anak berhitung dengan cepat, mengenal angka dengan cepat. Kami coba mengedukasi para orangtua bahwa metode ini unik dan bermanfaat, karena yang dibangun adalah kemampuan anak dalam berlogika. Tentu perlu waktu, namun, setelah beberapa saat dan setelah melihat perkembangan anaknya, barulah para orangtua ini ‘mengakui’ I Maths.Apalagi sisi menarik yang dimiliki oleh I Maths?I Maths tidak hanya membantu anak dalam mempelajari matematika. Karena terbiasa dengan cara belajar membangun logika dan memiliki konsentrasi yang panjang dengan I Maths, anak-anak membawa hal ini saat mempelajari pelajaran lainnya. guru-guru pun melihat dan mengakuyi hal ini. Bahkan, mereka pun terbawa model belajar I Maths. Metode dan cara pengajaran dalam I Mats coba mereka aplikasikan dan modifikasi untuk pelajaran lainnya. so far so good. Sukses diterapkan di luar matematika oleh anak-anak dan guru. Dan ini berdampak pada kemampuan anak dalam mencetak prestasi dan nilai bagus, bukan hanya di pelajaran matematika saja, juga dipelajaran lainnya.Saran mengenai I Maths?Sejauh ini sudah bagus semua. Hanya saja, kalau bisa alat peraga yang digunakan bersifat tiga dimensi. Ini tentu akan menambah minat dan kesenangan anak dalam belajar, sesuai dengan pengalaman dan masukan yang saya terima. Alat peraga tiga dimensi sangat membantu anak dan disukai. Selama ini kami mencoba memodifikasi alat peraga agar bersifat tiga dimensi.
garis
Sebagai terobosan revolusioner dalam hal metode belajar matematika yang bersifat fun dan kreatif, IMATHS kini mulai diakui sebagai salah satu metode belajar yang terdepan dalam mengembangkan kreativitas dan kecerdasan anak. Padahal, ketika masuk Indonesia dahulu, banyak orang yang memandang sebelah mata metode belajar yang satu ini. Pakar sekaligus praktisi dunia anak, Kak Seto, pun mengakui IMATHS merupakan salah satu metode belajar yang sangat sesuai untuk anak-anak. Berikut pendapat mereka mengenai IMATHS.*Metode belajar yang membuat anak mudah mengenal warna, bentuk, dan angka. Ini menjadikan anak senang belajar, terlebih gambar-gambar yang digunakan memiliki warna yang menarik minat anak, soal-soalnya juga. Ini membantu koognitif anak untuk belajar penjumlahan dan pengurangan. Penggunaan alat peraga dan story telling membuat anak mudah mencerna pelajaran.Metode ini juga sangat membantu anak-anak berkebutuhan khusus. Bagi anak berkebutuhan khusus yang kondisinya di bawah rata-rata, mereka jadi tertarik untuk mengerjakannya, otak mereka yang terstimulasi dengan adanya alat peraga. Sementara, bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang kondisinya di atas rata-rata, mereka tertantang untuk mengerjakan soal-soal, bahkan mereka membuat soal sendiri yang berbeda dengan konsep yang sama – Rusmala (Kepala TK St. Angela, Bumi Serpong Damai, Tangerang).
garis 2
TESTIMONI
*Anak-anak sangat senang dengan metode ini, apalagi saat menggunakan alat peraga. Sangat membantu anak untuk cepat menyelesaikan tugas yang ada di buku – Durman (TK Widya Siwi, Karang Tengah, Tangerang).*Untuk kelompok bermain, metode ini mengembangkan daya pikir, anak-anak menyukainya. Sementara, untuk TK A, metode ini melatih daya pikir anak, dan untuk TK B, anak-anak termotivasi untuk belajar dengan soal-soal yang kreatif dan kaya warna – TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Pamulang, Tangerang).
siwi
*Anak-anak senang dengan tampilan bukunya yang aneka warna dan gambar-gambar yang tidak asing lagi bagi mereka. Metode belajar ini juga membuat anak memperoleh wawasan, sekaligus melatih konsentrasi, ketelitian, dan kesabaran dalam belajar – Narti & Herni (Kelompok Bermain/Taman Kanak-Kanak Mutiara Indonesia).*Anak menjadi lebih aktif dan mudah dalam mengenal warna, bentuk, dan angkat. Kreativitas dalam berlajar pun terus dipupuk, termasuk keberanian mengeluarkan pendapat. Pastinya, anak menjadi lebih cepat menghitung dan mengerjakan tugas yang diberikan – Eli Rohayati & Beta (Kelompok Bermain/Taman Kanak-Kanak Mutiara Indonesia)
*Metode belajar yang menyenangkan dan membuat anak suka mengerjakan soal matematika. Anak-anak yang mempelajari IMATHS lebih unggul dalam berhitung dan mengerjakan soal matematika dibanding yang tidak mempelajari IMATHS. Sangat disarankan untuk anak-anak dalam usia emasnya – Sita (Kepala TK Pandawa, Tangerang)
garis 3
021- 4500850021- 4515984Email : umccenter@yahoo.com
header biru
Pusat Pelatihan intelegensia, memori, konsentrasi, kreatifitas, konsep matematika
Pelopor Sempoa dua tangan enam jari di Indonesia
Program matematika dasar yang menggunakan alat peraga sangat penting untuk anak usia dini.
Program yang memberikan pengertian "Konsep Matematika" bagi anak seolah dasar.
Tehnik belajar dengan Tehnik membaca Cepat, Tehnik Memori dan Tehnik Diagram Sel.
Tehnik belajar membaca, menulis dan matematika dengan alat peraga
UMC bekerja sama dengan sekolah, demi meningkatkan perkembangan belajar anak.
Hubungi Kami : Alamat Kami:Bukit Gading Mediterania BlokAA No. 26, Kelapa Gading, Jakarta Utara,Indonesia
021-4500850021-4500850021-4500850 (FAX)
0812 3300 9999
2ABc60BB
umccenter@yahoo.comumcenter@gmail.com
Kunjungi Kami
Powered By Inti Karya Teknologi